Kami membimbing dan mengagajar dengan hati.
Lingkungan belajar yang kondusif,sejuk,hijau,nyaman dan aman
Tetap menjaga "berprestasi"
Prokes warga sekolah di masa pandemi
Peserta didik yang memiliki bakat dalam bidang akademik tertentu bisa mengikuti klub belajar. Dalam klub belajar akan mendapatkan fasilitas yang lebih dari teman-temannya yang tidak mengikuti klub. Fasilitas tersebut berupa pembinaan oleh alumni, guru, dan pembina khusus klub dari guru bidang studi dan dosen. SMAN 4 Denpasar memiliki 11 klub belajar diantaranya Klub Biologi, Fisika, Matematika, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, Geografi dan Kebumian, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, dan Klub Bahasa Jepang.

Pada lomba ekstern hari terakhir (18/10) , SMAN 4 Denpasar mengadakan lomba LKTI, Computer Championship, Astronomy Championship, Earth Science Championship, Economy Championship dan Essay. Bagaimanakah kemeriahan lomba-lomba tersebut?Lomba LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) diadakan di Lab Kimia.Pertama-tama para peserta lomba dari masing-masing SMP mengajukan karya tulisnya masing-masing, kemudian SMAN 4 Denpasar memilih 6 karya tulis terbaik dan dilombakan kembali pada tanggal 18 Oktober. Para peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya tulis mereka. Juara 1 ditempati oleh tim SMP (SLUB) Saraswati Denpasar dengan karya ilmiah yang berjudul “Kegiatan ‘TigaHariBersamaBonekaKelas’ Suatu Bentuk Unik Pendidikan Karakter di SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar”. Sementara, peringkat II ditempati oleh tim SMP Negeri 2 Almapura dengan karya ilmiah berjudul “Meningkatkan Motivasi Belajar dan Rasa Nasionalisme Generasi Muda di SMP Negeri 2 Almapura Melalui Film Habibie Ainun”. Peringkat III ditempati oleh tim SMPN 2 Denpasar dengan karya ilmiah berjudul “Strategi Integrasi Sekeha Teruna-Remaja Islam Dalam Upaya Pelestarian Tradisi Megibung di Susun Saren Jawa Menuju Pembangunan Nasional Berwawasan Budaya.”
Pada Computer Championship Juara I ditempati oleh Aditya Putra Santosodari SMPN 10 Denpasar, Juara II ditempati oleh Steven Kusumandari SMPN 1 Denpasar dan Juara III ditempati oleh A.A. Anandika Parwata dari SMPN 1 Tabanan. Sedangkan dalam Astronomy Championship Juara I ditempati oleh Isa Bawanidari SMPN 7 Denpasar, Juara II ditempati olehGilang Rahardiandari SMPN 7 Denpasar, danJuara III ditempati oleh Sista Ijya Sawitri dari SMPN 1 Denpasar.
Pada Earth Science Championship Juara I ditempati oleh I Gede Ayung Chandra S. dari SMPN 2 Denpasar dengan skor 50, Juara II ditempati oleh I Wayan Windi Artha dari SMPN 1 Tabanan dengan perolehan skor 44, Juara III ditempati oleh Pascal Suranta Tarigan dari SMPN 1 Tabanan dengan perolehan skor 31,5. Sedangkan pada Economy Championship Juara I ditempati oleh Ni Komang Ayu Mirah Widyatari dari SMPN 1 Tabanan, Juara II ditempati oleh Pande Made Kintan Ratyadewi dari SMPN 1 Tabanan, Juara III ditempati oleh Pande Ketut Cahya Nugraha dari SMPN 3 Denapasar.
Pada lomba Essay, para peserta lomba diminta untuk mempresentasikan hasil essay-nya dan juga diadakan sesi tanya jawab. Juara I, II dan III secara berurutan ditempati oleh; Diah Apri Anjalikha dari SMPN 3 Denpasar, I Kadek Singa Sunjaya dari SMP Wisata Sanur dan Surya MertaYasadari SMPN 3 Denpasar.
Mirah Widyatari, Juara I pada Economy Championship mengatakan bahwa dirinya belajar semalaman suntuk untuk mempersiapkan lomba ini, dan merasa seperti mimpi mendapat freepass di SMAN 4 Denpasar. (Vinnie)

Penggunaan perangkat teknologi canggih, seperti computer, laptop, smartphone, atau gadget lainnya di era digital ini sudah menjadi kebutuhan (lifestyle), tidak kecuali dikalangan pelajar Indonesia. Kali ini Telkomsel menghadirkan program Try Out dengan versi online yang mudah untuk dimanfaatkan oleh seluruh siswa-siswi Indonesia hingga ke pelosok Tanah Air. Program ini dapat diikuti oleh siswa manapun secara GRATIS dengan cara mudah, yakni dengan melakukan registrasi melalui sms. Cukup ketik : tryout<spasi> nama lalu kirim ke 2323 (Gratis).
Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi muda yang tidak lama lagi akan melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN), hari ini Denpasar, 26 November 2013 Direktur Sales Telkomsel, Mas'ud Khamid dan Ari Santoso, Kepala Pustekkom (Pusat Teknologi & Komunikasi), yang mewakili Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menandatangani perjanjian kerjasama dan meluncurkan program "Try Out Online Nasional" di SMAN 4 Denpasar yang disaksikan oleh M. Nuh selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Mendikbud mengungkapkan, "Kami berterima kasih kepada Telkomsel atas program Tryout Online Nasional yang menciptakan peluang untuk berkompetisi bagi pelajar yang memiliki kompetensi di bidang akademik. Upaya tersebut sejalan dengan visi kami untuk membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi sekaligus mempersiapkan generasi terbaik pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia."
Untuk mengikuti Program Try Out Online,beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :
•Jenjang SMA, periode pelaksanaan tahap I yaitu mulai tanggal 1 Desember hingga 15 Desember 2013 yang bisa diikuti oleh seluruh pelajar SMA di Indonesia, baik jurusan IPA, IPS maupun Bahasa. Kemudian tahap II akan tersaring Top 1.000 siswa per jurusan dan akan mendapatkan hadiah pulsa Telkomsel, periode selanjutnya akan dilakukan seleksi pada tanggal 16 - 31 Desember 2013 dan akan tersaring sebanyak 100 siswa per jurusan dan juga akan mendapakan hadiah berupa pulsa Telkomsel, tahap akhir akan diseleksi pada tanggal 12 Januari 2014, dimana nantinya hanya akan dipilih 5 orang siswa sebagai pemenang yang akan meraih hadiah Jutaan rupiah dari Telkomsel.
•Jenjang SMP, periode pelaksanaan tahap I yaitu mulai tanggal 9 Desember 2013 hingga 8 Januari 2014 yang bisa diikuti oleh seluruh pelajar SMP di Indonesia. Kemudian tahap II tersaring Top 1.000 siswa dan akan mendapatkan hadiah pulsa Telkomsel, periode selanjutnya seleksi akan dilaksanakan tanggal 9 - 24 Januari 2014 dan akan tersaring sebanyak 100 siswa. Terakhir, tahap III sebanyak 100 siswa akan diseleksi akhir pada tanggal 26 Januari 2014, dimana nantinya hanya akan dipilih 5 orang siswa sebagai pemenang yang akan meraih hadiah Jutaan rupiah dari Telkomsel.
Para pelajar SMA yang nilai Try Out-nya berada di peringkat 100 terbaik, akan mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Telkomsel berupa bebas tes akademik masuk Universitas Telkom.
Disamping itu, Try Out ini yang mulanya melibatkan seluruh siswa kelas 3 pada jenjang SMP dan SMA, selanjutnya akan dikembangkan menjadi latihan soal dan cerdas cermat untuk tingkat SMP dan SMA dari kelas 1, kelas 2 dan kelas 3.
"Kami memandang bahwa pendidikan merupakan faktor penentu kualitas dari sumber daya manusia kelak, untuk itu perlu ditempuh beragam upaya yang dapat mendukung peningkatan kemampuan intelektualitas individu sejak dini, salah satunya melalui program Try Out Online ini," Mas'ud menambahkan.
Soal-soal Try Out yang didesain oleh Kemendikbud ini mendekati soal UAN yang sebenarnya, jadi ikutilah Try Out nya dan menangkan hadiahnya. Untuk mengetahui informasi detail terkait dengan program "Try Out Online" tersebut, para pelajar di seluruh Tanah Air bisa mengakses websitewww.telkomsel.com/tryout.
Pada Topenk Party ke-6 tahun ini, Teater Blabar menyuguhkan penampilan operet yang mampu mengguncang panggung aula SMAN 2 Denpasar (resman) di malam minggu (21/12). Puluhan orang membludak mengantre masuk tempat pertunjukan, menunjukkan antusiasme mereka malam itu.
Karpet di depan panggung penuh sesak dengan penonton. Sebagian dari mereka sabar menanti operet dimulai, sebagian masih asyik dengan gadget-nya. Sekitar pukul 18.45 WITA lampu mulai redup, hanya lampu panggung yang bersinar. Pemain operet keluar, riuh tepuk tangan memenuhi aula saat itu bersamaan dengan bergulirnya cerita. Bertajuk “Bukan Tarzan Kota”, Teater Blabar mengangkat cerita tentang pentingnya menjaga hutan kita demi masa depan, dan bukan untuk dibabat dan dibangun menjadi lahan kota baru. Dimulai dengan adegan seorang bayi yang dibuang oleh ibunya, lalu diambil oleh sekelompok kera dan diasuh sampai dewasa. Hingga Tarzan besar, ia mengaku dirinya adalah anak dari kera-kera tersebut. Sementara itu, serombongan orang ingin membabat habis isi hutan, lalu menguasainya dan akan membangun kota. Rombangan yang dipimpin oleh Clayton itu tak menghiraukan para kera yang menolak aksi tersebut. Sampai akhirnya ketika Tarzan dan kera-kera melawan mereka, namun malah diserang balik. Tarzan dan teman-temannya tak sadarkan diri tertembak peluru Clayton. Atasan Clayton, adalah seorang ayah yang memiliki gadis cantik bernama Jane. Saat ia mencoba menegur rombongan Clayton, ia malah tertembak oleh Clayton. Jane yang mencari-cari ayahnya bertemu dengan Tarzan. Merekapun bersama-sama mencari ayah Jane. Dalam pencariannya, Tarzan dan Jane saling merasakan jatuh cinta. Adegan-adegan romantis nan konyol meliputi mereka. Meskipun awalnya Tarzan, Jane, dan para kera kalah saat melawan Clayton, namun pada akhirnya mereka dapat memenangkannya, sekaligus mendapatkan hutan kembali. Jane memutuskan untuk tinggal dengan Tarzan di dalam hutan, dan hidup bahagia.
Operet “Bukan Tarzan Kota” berhasil mengajak penonton untuk menikmati setiap adegan yang dibalut humor. Terbukti, tepuk tangan riuh kembali memenuhi aula mengakhiri jalannya cerita saat itu. Tiket seharga Rp 10.000,00 pun tak sia-sia. Ketika ditemui selepas acara, Oshi Bintang selaku produser mengatakan penampilan apik tadi melibatkan sekitar 30 orang, yakni 10 orang aktor dan sisanya sebagai kru. “Ide-idenya ini dari aku, Indri, sama anak-anak Blabar yang lainnya tapi dikembangkan sama pelatih kita,” ujarnya. Sebelumnya diadakan casting pada 25 November dan langsung latihan keesokan harinya. “Sekitar tiga mingguan lebih untuk latihannya, dan kita benar-benar ngejar waktu banget. Seharusnya kita udah persiapannya sebulan sebelumnya, tapi karena banyak ulangan ya jadinya waktunya banyak berkurang,” jelas Oshi. Ia menambahkan, selama ulangan umum bahkan mereka juga latihan. Pengalaman seru banyak dialaminya dan para kru. Rasa kekeluargaannya lebih terasa, dan bisa lebih dekat dengan adik kelas. “Di sela-sela waktu latihan juga kita jalan-jalan bareng, karaokean bareng, pokoknya asyik,” kata Oshi sambil tersenyum. Dan hasil dari penampilan tersebut, Teater Blabar berhasil mendulang piala, di antaranya mendapat penghargaan sebagai penata musik terbaik, aktor terbaik, dan pementasan terbaik.
Dalam waktu dekat ini akan banyak ada event-event untuk Blabar. “Tanggal 28 ini akan ada HUT Blabar. Foursma bakal nampilin musikalisasi puisi, drama, dan masih banyak acara lain. Januari mungkin kita bakal ngisi acara di Lautan Smansa,” terang Oshi. (nbl)
Kerlap – kerlip cahaya lilin menyambut kedatangan keluarga murid. Di malam itu, keluarga murid dimanjakan dengan berbagai hidangan dan kesempatan untuk berkonsultasi bersama guru SMA Negeri 4 Denpasar. Di malam itu, di acara Family Dinner, yang dilaksanakan sejak 14 Desember sampai 20 Desember.
Progam Family Dinner adalah progam dari SMA Negeri 4 Denpasar di bidang konsultasi pendidikan dengan tujuan sebagai ajang
silahturahmi terhadap pihak orang tua dengan siswa juga guru – guru. “Siswa dan orang tua bebas untuk memilih guru mana yang akan diajak berkonsultasi” ungkap Dra. Ni Wayan Sasih Artini, M.P.d, selaku Ketua Panitia Family Dinner 2013 itu. Tahun 2013 ini merupakan kali kedua progam yang hanya dimiliki oleh SMA Negeri 4 Denpasar ini dilaksanakan.
Di acara ini, diberi kesempatan untuk membahas masalah yang dialami oleh siswa, guru juga akan mengenalkan progam – progam yang tersedia di SMA Negeri 4 Denpasar, dan juga dapat menyarankan studi lanjut yang akan diikuti oleh siswa. “Terkadang, orang tua dan anak tidak sinkron dalam menentukan studi lanjut. Anaknya mau kemana, orang tuanya mau kemana lagi” ujar Sasih. Ia berharap dalam acara Family Dinner ini, masalah itu dapat terselesaikan demi kesuksesan siswa SMA Negeri 4 Denpasar kedepannya.
“Biasanya ada paksaan dari orang tua dalam perihal studi lanjut. Inilah yang akan dibahas oleh guru, orang tua, dan siswa. Sehingga nanti bisa melanjutkan studi sesuai dengan minat dan bakat siswa itu sendiri” katanya.
Family Dinner juga bertujuan untuk memperkenalkan orang tua siswa mengenai Kurikulum 2013 yang terdiri dari peminatan juga lintas minat. Hal ini dikarenakan, banyak sekali orang tua yang masih awam akan hal ini.
“Jangan dilihat dari makanan yang disuguhkan, sebenarnya progam lah yang paling utama. Makanan – makanan untuk dinner itu hanya sekedar saja” ungkapnya.
Usai acara Family Dinner 2013 ini, Ni Wayan Sasih Artini, M.P.d berharap, “semoga anak – anak SMA Negeri 4 Denpasar akan menjadi sukses dengan membicarakan permasalahannya di acara ini”.