SMA NEGERI 4 DENPASAR

Quality the First

Drama Layonsari HILAVIC

Dari Bali Show Talent Hingga Puncak HUT

Belum genap enam bulan menjadi warga SMA Negeri 4 Denpasar, namun siswa-siswi kelas X.8 (HILAVIC)  telah menorehkan prestasi yang gemilang.Berbekal lakon Drama Layonsari dan kekompakan, siswa-siswi kelas X.8 pun berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Juara 2 dalam Bali Show Talent (21/10) lalu. Tidak hanya itu, penampilan drama Layonsari ini pun mendapat kehormatan untuk tampil pada Puncak HUT SMA Negeri 4 Denpasar.

 

Awal perjalanan drama musical Layonsari dimulai sejak 4 hari sebelum Lomba Bali Show Talent dilaksanakan.“Kami baru mendaftar untuk mengikuti perlombaan Bali Show Talent dan langsung menentukan pemain dan membuat naskah hari itu juga.” Ungkap Agung Surya Adnyana, ketua kelas X.8.  Naskah drama dibuat oleh Elmi dan Vilda, serta pemainnya adalah Indrayana sebagai Ratu Kalianget atau Ibu Tiri Layonsari, Kadek Adi sebagai Layonsari, Budi sebagai Jayaprana, Wahyu Dyatmika dan  Michael sebagai pengawal serta beberapa siswa kelas X.8 lainnya yang berperan sebagai warga desa.

Mengambil legenda Jayaprana dan Layonsari yang dibumbui sedikit tingkah lucu pemainnya, tidak heran, pertunjukan drama musical Layonsari kelas X.8 berhasil memancing tawa penonton. Yang paling menarik, peran Ratu Kalianget dan Layonsari tidak diperankan oleh siswa perempuan seperti seharusnya, melainkan diperankan oleh Indrayana dan KadekAdi yang membuat drama ini semakin mengundang gelak tawa penonton. “Karena kami disini tidak hanya menampilkan drama musical yang biasa, tapi yang luar biasa dan dapat menghibur penonton. Jadi, disini kami tidak menampilkan perempuan sebagai pemain Layonsari dan Ratu Kalianget, kami memilih teman laki-laki kami yang mempunyai potensi untuk bermain di drama musical Layonsari.” Ungkap Surya Adnyana.

Tentunya dibalik kesuksesan penampilan drama musical Layonsari, siswa-siswi kelas X.8 juga mengalami beberapa hambatan. Dikarenakan proses latihan yang  cukup singkat, yaitu 4 hari, dari pulang sekolah, mereka berlatih hingga pukul 10 malam. Selain itu, pertengkaran akibat perbedaan pendapat dan keluh kesah siswa juga menjadi hal biasa yang dialami. “Tidak heran, banyak dari kami yang dimarah orangtua karena pulang malam.” Ungkap ketua kelas X.8 ini lagi. Namun hal ini tidaklah percuma karena drama musical Layonsari akhirnya tampil sebagai Juara 2 Bali Show Talent dan Juara 1 Foursma Show Talent.

Sebuah hasil yang memuaskan diraih dari perjuangan. Dan dengan kekompakan dan kebersamaan, semua yang menghalangi jalan keberhasilan pasti dapat tersingkirkan.

Gallery Karya Siswa

 
 

Login

Home News Drama Layonsari HILAVIC